Autonomous Maintenance Execution Excellence

Building Operator Ownership to Improve Equipment Reliability & Productivity

Tanggal: 30 - 31 Juli, 2026

Why This Program Matters

Keandalan mesin tidak hanya ditentukan oleh aktivitas tim maintenance, tetapi juga oleh keterlibatan operator dalam menjaga kondisi dasar peralatan setiap hari. Di banyak perusahaan, kerusakan kecil yang seharusnya dapat dicegah sering berkembang menjadi breakdown yang mengganggu proses produksi karena operator belum memiliki kompetensi maupun rasa memiliki (ownership) terhadap peralatan yang dioperasikan. Akibatnya, downtime meningkat, produktivitas menurun, biaya maintenance bertambah, dan target produksi sulit dicapai.

Program Autonomous Maintenance Excellence Program dirancang untuk membangun budaya operator sebagai lini pertama dalam menjaga keandalan mesin melalui penerapan prinsip Autonomous Maintenance. Peserta akan mempelajari bagaimana menjaga basic equipment conditions, mendeteksi abnormalitas sejak dini, melakukan inspeksi mandiri, serta membangun kolaborasi yang efektif antara operator dan tim maintenance untuk meningkatkan OEE, mengurangi breakdown, dan mendukung Operational Excellence.

Learning Objectives

Setelah mengikuti program ini, peserta mampu:
✓ Memahami konsep Autonomous Maintenance sebagai salah satu pilar utama Total Productive Maintenance (TPM).
✓ Membangun ownership operator dalam menjaga kondisi dasar mesin.
✓ Mengidentifikasi abnormalitas peralatan sebelum berkembang menjadi kerusakan.
✓ Mengembangkan standar Autonomous Maintenance yang mendukung peningkatan reliability dan OEE.
✓ Membangun budaya Continuous Improvement melalui keterlibatan aktif operator.

Program Outline

1. Understanding Autonomous Maintenance Excellence
    Memahami konsep Autonomous Maintenance, peran operator dalam menjaga keandalan peralatan, serta kontribusinya
     terhadap produktivitas dan Operational Excellence.
2. Restoring Basic Equipment Conditions
    Mengembalikan kondisi dasar mesin melalui aktivitas Cleaning, Inspection, Lubrication, Tightening (CILT), serta penghilangan
    sumber kontaminasi dan area sulit dijangkau.
3. Developing Operator Equipment Ownership
    Membangun kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab operator dalam menjaga kondisi mesin serta menciptakan budaya
    "My Machine, My Responsibility".
4. Identifying Equipment Abnormalities
    Mengembangkan kemampuan operator mengenali tanda-tanda abnormalitas, mendeteksi potensi kerusakan sejak dini,
    serta melakukan tindakan awal sebelum terjadi breakdown.
5. Establishing Autonomous Inspection Standards
    Menyusun standar inspeksi harian, check sheet, visual control, tagging system, dan aktivitas monitoring untuk menjaga
    kondisi mesin secara konsisten.
6. Integrating Autonomous Maintenance with Planned Maintenance
    Membangun sinergi antara operator dan tim maintenance melalui pembagian peran, escalation process, serta koordinasi
    aktivitas preventive dan corrective maintenance.
7. Measuring Autonomous Maintenance Performance
    Mengembangkan KPI Autonomous Maintenance seperti OEE, Breakdown Frequency, Minor Stoppages, Autonomous
    Maintenance Compliance, Equipment Basic Condition, dan Operator Participation.
8. Sustaining Autonomous Maintenance Excellence
    Membangun audit Autonomous Maintenance, visual management, competency development, coaching, recognition system,
    serta Continuous Improvement agar implementasi Autonomous Maintenance berjalan secara berkelanjutan.

Who Should Attend

Program ini direkomendasikan bagi: Production Supervisor, Maintenance Supervisor, Team Leader, Line Leader, Operator Senior Maintenance Engineer, Reliability Engineer, TPM Coordinator, Continuous Improvement Engineer

Training Methodology

Program disampaikan secara interaktif melalui kombinasi: Interactive Presentation, Group Discussion, TPM & Autonomous Maintenance Case Study, Equipment Inspection Workshop, CILT Practice, Visual Management Exercise, Group Exercise, Action Plan Development

Duration

2 hari training
Pukul 09.00 - 16.00

Delivery Format

+ Public Training: Jakarta dan Bekasi
+ Live Online Training: Via Zoom
+ In-house Training

Investment

Offline Class
+ Regular Invstment: Rp 4.750.000 / peserta
+ Early Bird: Rp 3.950.000 / peserta (Pembayaran lunas 3 hari sebelum training)

Online Class
+ Regular Investment: Rp. 3.000.000 / peserta
+ Early Bird: Rp 2.450.000 / peserta (Pembayaran lunas 3 hari sebelum training)

Registration & Information

Untuk informasi investasi, jadwal terbaru, dan penawaran corporate package, silakan hubungi tim Kaizenindo Consulting.
WA: 0851-0636-4040
Email: consultingkaizen@cbn.net.id

Scroll to Top